• Home
  • About
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Daftar Isi
  • Contact Us

Kumpulan Tips Bisnis Mas J



Kalau ditanya 3 hal terpenting dalam membangun bisnis, maka jawabannya adalah: Skill - Credibility - Network.

Jika hanya menyisakan 1 hal yang terpenting, maka kredibilitas adalah yang paling utama di dunia bisnis.
Lantas apa itu Kredibilitas?
Kredibilitas adalah nama baik, kredibilitas yang dibangun dimasa lalu. Kalau elemen pembangun kredibilitas yang tepat, saya setuju memilih kata amanah, karena sudah mencakup seluruhnya, bahkan lebih daripada itu. Jika Kredibilitas yang diketahui orang hanya tampak dari permukaan, amanah sejatinya adalah kredibilitas yang dibangun untuk ‘bumi’ dan ‘langit’.
Contoh pembeda, seseorang bisa saja melakukan sesuatu yang benar (dan baik) di depan orang lain untuk tetap menjaga reputasinya sebagai ‘orang baik’. Kalau yang disebut amanah, dia melakukan bukan karena sedang dilihat oleh orang lain, namun sedang dilihat Allah. Jika tak ada fitnah, maka semestinya seorang yang amanah akan memiliki kredibilitas dunia dan surga. Sangat berat menggunakan kata amanah yang menjadi salah satu dari sifat Nabi. Semoga kita dapat meneladaninya.

Amanah bukan sekadar jujur (luar dalam), tapi ‘andal’. Orang yang jujur, tapi gak bisa diandalkan, akan sering mengecewakan saat mengemban tugas. Contoh kongkritnya: pernahkah Anda memiliki seorang kawan atau karyawan yang jujur, namun pemalas, baik malas kerja atau malas belajar? Maukah Anda mempekerjakan atau menginvestasikan uang Anda ke dia? Mikir kan..?!
Masalahnya bukan sesederhana itu, kredibilitas seseorang dibangun dari ratusan bahkan ribuan ‘tugas’ yang diamanahkan kepadanya atau tidak secara langsung. Bisa jadi atasan Anda tak melihat Anda bekerja keras, namun orang lain yang melihat, akan mencatat kredibilitas Anda. Selain tugas, sikap ringan tangan dalam membantu, ringan kaki dalam bersilaturahim, kerja keras, loyal, rendah hati, pemurah, itu semua membentuk penilaian orang terhadap kita. Itulah kredibilitas.

Sebaliknya, sikap banyak alasan, menyalahkan, khianat, penjilat, kikir (harta ataupun ilmu), malas, sombong, itu juga kredibilitas, tapi yang buruk.
Seseorang yang jatuh bangkrut, tergencet hutang dagang (tak disengaja), namun bertanggung jawab dan tidak lari, itupun membangun kredibilitas.
Jadi dimanapun kita berkarya, apapun posisi kita, bagaimanapun kondisi kita, sesungguhnya kita sedang membangun rapor kredibilitas kita. Tak heran jika dikatakan, “Nasibmu adalah hasil kebiasaanmu”. Seolah di mata orang yang mengenal kita, ada suatu Cap di Jidat.
Kira-kira, apa cap kebanyakan orang terhadap diri Anda? Dijawab dalam hati saja, karena hal itu bukan untuk orang luar, tapi untuk diri Anda sendiri.
Cap ini juga yang akan digunakan saat perekrutan dan mencari partner. Tanya kanan, kiri, atas, bawah, luar, dalam. Tak kan lepas kita terhadap apa yang pernah kita perbuat. Maka dari itu berhati-hatilah dalam bertindak. Apalagi di jaman internet dan media sosial, transparasi informasi tak dapat dibendung, kecuali oleh para hacker.

“Your quality will be known among your enemies, before ever you meet them, my friend..” ~ Kingdom of Heaven and earth

Jika orang tak mempercayai kita dan itu sering terjadi, tanyakan pada diri sendiri, kemungkinan besar itulah buah dari yang kita tanam dahulu. Atau mungkin kita belum banyak menanam, mungkin juga belum berbuah.
“You reap what you sow”
“I have long feared that my sins would return to visit me, and the cost is more than I can bear.”, Benjamin Martin, The Patriot.
Semoga Allah menutup segala aib kita dan membuka pintu hidayah kita, serta memberikan kesempatan bagi kita untuk memperbaiki amalan-amalan kita. Aamiin..

Jaya Setiabudi
Wrote by Rezki Anugraha

Alkisah 3 orang pengusaha dalam suatu perjalanan reuni. Saat mereka rehat di sebuah warung kosong di tengah kebun liar, mereka berbincang. Dasar pengusaha, otaknya tak pernah berhenti melihat dan menghitung peluang.
Agung: Bro, kalo seandainya tanah kosong yang luas sekali sepanjang perjalanan kita ini dijual murah, loe mau jadiin apa?
Uge: Kalo gue, kaplingin trus jual lagi, kayak kacang goreng. Laris manis…!
Agung: Yee, sayang donk, kalo cuma dikapling trus dijual. Kalo gue sih, bakal gue kembangin jadi perumahan. Panggil arsitek, buat konsep dan hitungan, kerjasama dengan kontraktor, baru pasarkan. Pasti untungnya lebih gedhe.
Uge: Jiaahh, emang bener untung gedhe, tapi kapaaan men? Lagian urusannya panjang, resikonya gedhe juga. Coba tanya Si Awit, apa pendapat dia?
Awit: Gue? Jadiin jalan TOL. Coba hitung brapa jam perjalanan kita? Muter-muter, jelek jalannya, macet lagi. Kalo ada jalan tol, pedagang akan banyak terbantu. Karena transportasi jadi lebih cepat dan murah, harga barang juga bisa lebih murah atau keuntungan lebih tinggi.
Uge: Buseet, gemblung loe Wit. Ribet amat mikirnya. Emang loe pikir bebasin lahan yang lainnya gampang? Perijinan pastinya lebih ribet dari kapling atau perumahan.
Awit: Bener itu, makanya gak banyak yang bangun jalan Tol. Tapi sekali jadi, duitnya ngalir paling gak 3 generasi dan manfaatnya dinikmati oleh banyak orang.

Tak ada yang benar atau salah dalam bisnis, hanya beda jangkauan pemikiran saja. Ada orang yang berfikir seperti petani Tauge, panennya cepet, 3 hari aja. Konsekuensinya harga murah, karena banyak orang yang bisa menanamnya. Ada pula yang berfikir ‘setengah’ panjang, seperti petani Jagung, usia panen di 2 bulanan, masa panen hingga 3 bulanan. Setelah itu harus menanam ulang. Tentu beda dengan petani Sawit, perlu waktu 3 – 4 tahun untuk mulai panen. Namun setelah itu, penghasilan 25 tahun kedepan sudah terjamin. Pilih mana? Ya siapa sih yang gak ingin memanen hasil selama itu? Masalahnya adalah kuatkah kita dalam prosesnya?

WhatsApp yang didirikan Tahun 2009, Tak membuat keuntungan dan terus nombok dalam prosesnya. Pada Februari 2014, dibeli oleh Facebook dengan nilai US$ 19 miliar atau sekitar Rp 260 triliun. Lebih dari cukup untuk membeli 100% saham Freeport senilai US$ 17 miliar, itupun valuasi tak wajar versi mereka. Berapa karyawan WhatsApp? 50 orang saja, minimalis. Alibaba didirikan oleh seorang guru Bahasa Inggris (1999), yang tak bisa coding. Alibaba tak membuat sesen pun pemasukan di 3 tahun pertama. Valuasi Alibaba (september 2014) mencapai US$ 230 miliar. Cukup untuk membeli 10 Freeport atau melunasi seluruh hutang Indonesia (sekitar Rp 2600 triliun).

Perusahaan dotcom lokal juga ada Tokopedia, yang tahun lalu 51% sahamnya dibeli seharga US$ 100 juta, atau setara Rp 1,4 triliun. Yang artinya valuasi Tokopedia saat itu adalah Rp 2,8 triliun dan masih merugi hingga saat ini. Lepas dari cara permainan ala kapitalis mereka, setidaknya memberikan gambaran tentang seberapa visioner kita dalam membangun suatu bisnis? Pengusaha Tauge, Jagung atau Sawit?

“Ge, tauge, jangan nyinyir sama sawit. Gak nyampe mikirnya…”  #plakk

Jaya Setiabudi
Founder YEA dan Yukbisnis.com
Wrote by Rezki Anugraha


Dear Fighter,
Semua orang ingin sukses, tapi tak semua orang layak sukses. Jalan sukses itu berliku, terjal, naik, berbelok-belok,memutar, tapi jalan itu ada! Jalan itu terbuka untuk semua orang, termasuk Anda, tapi tak semua orang akan sampai ke finish. Banyak godaan untuk berhenti, baik faktor langit ataupun bumi dikambing hitamkan. Jarang ada orang yang ‘mengepel’ (baca:introspeksi) saat terpeleset. Banyak juga yang mengulangi kesalahan yang sama dengan dalih ‘konsistensi’.

“You can not live with yesterday standard and expect extraordinary income today!”

Dibutuhkan ekstra kreativitas, pertambahan knowledge untuk menghadapi perubahan dan persaingan. Jika tahun ini anda membuka toko dan laris, tahun depan pasti banyak toko serupa di sekitar Anda. Hargapun akan banting-bantingan. Itu sudah hukum alam, jangan salahkan kompetitor. Salahkan diri Anda yang tak mau berubah. Dimana Anda tahun lalu? Kemajuan apa yang Anda capai di tahun ini?

Mungkin tahun lalu Anda belum mulai usaha, tapi sekarang Anda sudah menjadi pengusaha. Bisa jadi usaha Anda maju pesat dalam setahun, tapi bisa jadi Anda sedang bangkrut saat ini. Bukan hanya hasilnya yang patut dipuji, tapi spirit Anda untuk tetap bergerak, bangkit dari kegagalan yang patut diacungi dobel jempol! Itulah Entrepreneur Sejati! Hidup tak selamanya adil. Mungkin Anda sekarang barusan tertipu, difitnah, jangan kurangi spirit Anda. Meskipun Anda sedang dibawah, yang penting Anda terus bergerak.

Sekarang waktunya kawan…, untuk evaluasi. Menghitung pencapaian dan kerugian. Re-strategi untuk kemajuan. Menengok kebelakang, mengecek perbekalan, menetapkan tujuan di tahun yang baru. Jangan katakan Anda tak punya waktu untuk ‘mengasah gergaji’ Anda, karena itu bukan pilihan, tapi keharusan. Cukup 30 menit + 10 menit! Cari tempat yang tenang.. No hape, No children, No voice, Just between You and God! Sediakan selembar kertas putih dan pena.

10 MENIT PERTAMA
Rileks dan ingat-ingat kembali, apa target-target Anda tahun ini? Mana yang tercapai, mana yang tidak. Kenapa tidak tercapai? Bagaimana cara memperbaikinya? Jika tahun ini tidak ada target, sesalilah kondisi Anda saat ini yang tidak banyak perubahan. Menangislah jika perlu, seolah-olah hari ini adalah hari terakhir Anda didunia. Seolah-olah malaikat sedang meng-audit hasil kerja Anda tahun ini. Berjanjilah untuk tidak mensia-siakan waktu.

10 MENIT KEDUA
Buat target baru tahun depan. Berapa target penghasilan Anda perbulan? Prestasi apa yang akan Anda capai! Tentukan tanggalnya! Apa komitmen sosial Anda? Berapa target zakat yang akan Anda bayar tahun depan? Berapa banyak anak yatim yang akan Anda santuni? Perbaikan hidup seperti apa yang Anda targetkan untuk keluarga Anda? Targetkan berdasarkan kebutuhan bukan keinginan. Visualisasikan dalam bentuk gambar. Tulis tanggal pencapaian Anda. Jangan membuat target sesuai dengan kemampuan anda sekarang, tapi sedikit lebih dari apa yang anda pikirkan. Sesungguhnya kemampuan kita melebihi apa yang kita pikirkan.
“Only those who can see the invisibles, can do the impossibles”

10 MENIT KETIGA
Bagaimana cara mencapai target-target Anda diatas? Gajah pun bisa dimakan kalau dipotong-potong, dibuat dendeng, abon dan di sup dagingnya. Potong-potong target tahunan Anda menjadi target 6 bulan, 3 bulan, bulanan, mingguan dan harian. Pikirkan strategi untuk mencapai target-target Anda, kemudian tuliskan. Jangan lupa action, bukan hanya rencana saja!!!

+10 MENIT
“Mohon Ampunan-Mu ya Allah atas waktu yang terbuang percuma, bahkan ternoda oleh banyak dosa. Semoga Engkau masih memberikan hamba nafas untuk mejadi lebih baik dan mensyukuri segala rahmat-Mu..” Jangan puas terhadap apa yang kita capai, tapi syukuri apa yang telah kita dapatkan. Kita telah diberikan waktu puluhan tahun untuk bernafas. Apa balasan kita kepada-Nya? Bahkan selalu kita meminta karena kekurangan. Pernahkah kita bersyukur atas diri kita terlahir utuh. Pernahkah kita bersyukur atas segala nikmat yang tak terhitung?
Terakhir, barulah kita memohon keilmuan, pemahaman, kesabaran atas upaya kita dan hanya bersandar kepadaNya..

“Sukses bukan masalah pencapaian saja, tapi bertumbuh ke potensi maksimal yang diberikan Sang Pencipta kepada kita..”


FIGHT!!!
Take ACTION, Make It HAPPEN !!!
Wrote by Rezki Anugraha
Older Posts Home

ABOUT AUTHOR

LATEST POSTS

  • Cap Jidat yang akan Menyelamatkanmu
    Kalau ditanya 3 hal terpenting dalam membangun bisnis, maka jawabannya adalah:  Skill - Credibility - Network . Jika hanya menyisakan...
  • Buat Calon Pengusaha dan Pengusaha Pemula
    Sumber : diambil dari google Di awal tahun 2005, saat ikutan kelas mentoring  Entrepreneur University  (EU), sang mentor berkata, “Sete...
  • Targetmu Tercapaikah ??
    D ear Fighter, Semua orang ingin sukses, tapi tak semua orang layak sukses. Jalan sukses itu berliku, terjal, naik, berbelok-belok,m...
  • Brand atau "Tukang Buat"
    Source : Google Lebih baik mana: Buatan Indonesia, Merek milik asing. Buatan Luar, Merek milik Indonesia. Jika Anda menjawab '...
  • Yang Disebut Toko Online itu Jika...
    Sumber : Diambil dari Google Yang disebut TOKO ONLINE itu jika.. Bisa order online , bukan via chat, sms, telepon atau menda...
  • Malas Partner-an ah...!
    Sumber :  Diambil dari Google TEAM, BUAT APA SIH?? AKU BISA SENDIRI KOK..! Yakin bisa..? Setiap kali mengadakan pelatihan entrep...
  • Seberapa Panjang Usia Panenmu?
    Alkisah 3 orang pengusaha dalam suatu perjalanan reuni. Saat mereka rehat di sebuah warung kosong di tengah kebun liar, mereka berbinca...
  • Produkmu Punya Ciri Khas ga??
    Sumber : diambil dari Google Coba jawab dengan jujur, jika orang melihat produk Anda sekilas, gak pakai mikir, apa komentar mereka?   A...
  • Kata Kunci atau Key Word
    Source : Google Penggunaan Kata Kunci atau Key Word sebenarnya tidak hanya berlaku di dunia SEO ( Search Engine Optimization ) saja....
  • Bicara Dengan Data
    Source img : by google Biasakan bicara dengan data "Victory loves preparation", suatu quote yang saya suka dari film 'The ...

Categories

  • Brand
  • Data
  • Kata Kunci
  • Key Word
  • Marketing
  • Motivation
  • Partner
  • Tips dan trik
  • Toko Online

Advertisement

Blog Archive

  • ▼  2017 (2)
    • ▼  February (1)
      • Bicara Dengan Data
    • ►  January (1)
  • ►  2016 (12)
    • ►  December (2)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (7)
Powered by Blogger.

FOLLOW US @ INSTAGRAM

Instagram

Copyright © 2016 Kumpulan Tips Bisnis Mas J. Designed by Ecky Calm