![]() |
| Source : Google |
Lebih baik mana:
Buatan Indonesia, Merek milik asing.
Buatan Luar, Merek milik Indonesia.
Jika Anda menjawab 'a', tidak salah, karena dapat mengurangi pengangguran. Namun hal itu bersifat sementara. Saat ada 'tukang jahit' di negara lain yang lebih murah dengan kualitas yang serupa, maka pemilik merek punya kuasa untuk memindahkan produksinya.
Hal itu sudah sering terjadi di Indonesia. Selain pemicunya adalah upah buruh yang makin tinggi, ancaman demo tiap tahunnya, juga 'pungli' di sana-sini, memaksa investor asing untuk hengkang. Bagi saya, hal itu tak menjadi masalah. Toh cepat atau lambat, mereka juga akan hengkang, mencari yang termurah. Dasar kapitalis...!
Wrote by Rezki Anugraha


